12 Kunci Menu Makanan Sehat


Menu makanan sehat – mengembangkan kebiasaan makan yang sehat dan tidak membingungkan sebenarnya tidak se-ketat yang banyak orang bayangkan. Prinsip pertama dari menu makanan sehat adalah makan berbagai macam makanan. Hal ini penting karena makanan yang berbeda memberikan kontribusi gizi yang berbeda.

Prinsip kedua menu makanan sehat adalah; buah-buahan, sayuran, biji-bijian, dan kacang-kacangan, makanan tinggi karbohidrat kompleks, serat, vitamin, dan mineral, rendah lemak, dan bebas dari kolesterol, harus menjadi sebagian besar kalori yang Anda konsumsi. Sisanya harus berasal dari produk susu rendah lemak, daging dan unggas, dan ikan.

Prinsip ketiga menu makanan sehat; Anda juga harus mencoba untuk menjaga keseimbangan antara asupan kalori dan pengeluaran kalori. Cara yang cukup efektif misalnya tidak makan lebih banyak makanan dari tubuh dari total yang gunakan. Jika tidak, Anda akan mendapatkan banyak karbohidrat yang disimpan dalam tubuh akan menjadi lemak. Semakin aktif Anda (misalnya beraktifitas sehari-hari), semakin Anda bisa makan dan tetap menjaga keseimbangan ini.

Mengikuti tiga prinsip dasar menu makanan sehat ini tidak berarti bahwa Anda harus menahan makanan favorit Anda. Selama diet Anda seimbang dan kaya nutrisi serta serat yang cukup, tidak ada yang salah dengan menu makan makanan fast food sesekali. Pastikan untuk membatasi seberapa sering Anda makan makanan tersebut, dan coba minimalisir jenis makanan tersebut.

Makan sehat terutama sayuran, biji-bijian, atau buah-bahwa merupakan cara yang ampuh bahkan direkomendasikan oleh para ahli. Menu makanan sehat tidak harus berarti makanan yang hambar atau tidak menarik.
Menu Makanan Sehat Setiap Hari

Pedoman dasar berikut adalah apa yang Anda perlu ketahui untuk membangun menu makanan sehat setiap hari.

1. Makan banyak makanan tinggi serat yaitu buah-buahan, sayuran, kacang-kacangan, dan gandum. Ini adalah karbohidrat “baik”, bergizi, mengisi, dan relatif rendah kalori. Mereka harus menyediakan 20 sampai 30 gram serat makanan yang Anda butuhkan setiap hari, yang memperlambat penyerapan karbohidrat, jadi ada efek kurang pada insulin dan gula darah, serta memberikan manfaat kesehatan lainnya. Makanan tersebut juga menyediakan vitamin penting, mineral, dan fitokimia.

2. Pastikan untuk menyertakan buah-buahan dan sayuran hijau, oranye, kuning, seperti brokoli, wortel, melon, dan buah jeruk. Antioksidan dan nutrisi lainnya dalam makanan dapat membantu melindungi terhadap pengembangan beberapa jenis kanker dan penyakit lainnya. Makanlah lima atau lebih porsi sehari.

3. Batasi konsumsi makanan manis, produk olahan gandum seperti roti putih, dan makanan ringan asin. Hanya satu harian 12-ons sekaleng soda (160 kalori) dapat menambahkan hingga 16 pounds selama setahun. Makanan manis Banyak juga tinggi lemak, jadi mereka kalori-padat.

4. Kurangi lemak hewan. Ini kaya lemak jenuh, yang meningkatkan kadar kolesterol darah dan memiliki efek yang merugikan kesehatan lainnya. Pilih daging tanpa lemak, unggas tanpa kulit, dan produk tanpa lemak atau rendah lemak atau tanpa lemak susu.

5. Kurangi konsumsi lemak trans, yang disediakan oleh minyak sayur terhidrogenasi digunakan dalam makanan olahan yang paling di supermarket dan di banyak makanan cepat saji.

6. Makan lebih banyak ikan dan kacang-kacangan, yang mengandung lemak tak jenuh sehat. Pengganti zaitun atau minyak canola untuk margarin mentega.

7. Jauhkan porsi banyak, terutama makanan berkalori tinggi. Dalam beberapa tahun terakhir melayani ukuran telah bertambah banyak porsinya, terutama di restoran. Pilih starter bukan suatu hidangan utama, hidangan split dengan teman, dan tidak memesan apa saja yang berlebihan.

8. Jaga asupan kolesterol Anda di bawah 300 miligram per hari. Kolesterol hanya ditemukan di produk hewani, seperti daging, unggas, produk susu, dan kuning telur.

9. Makan berbagai makanan. Jangan mencoba untuk mengisi kebutuhan gizi anda dengan menu makanan yang sama pada setiap hari. Ada kemungkinan bahwa tidak semua nutrisi penting telah diidentifikasi, dan makan berbagai macam makanan membantu untuk memastikan bahwa Anda akan mendapatkan semua nutrisi yang dibutuhkan. Selain itu, paparan ini akan membatasi anda untuk setiap pestisida atau zat beracun yang mungkin ada dalam satu makanan tertentu.

10. Mempertahankan asupan kalsium yang cukup. Kalsium sangat penting untuk tulang dan gigi yang kuat. Dapatkan kalsium Anda dari sumber-sumber rendah lemak, seperti susu skim dan yogurt rendah lemak. Jika Anda tidak dapat mendapatkan jumlah yang optimal dari makanan, minum suplemen.

11. Cobalah untuk mendapatkan vitamin dan mineral dari makanan, bukan dari suplemen. Suplemen tidak dapat menggantikan diet sehat, yang memasok nutrisi dan senyawa lain selain vitamin dan mineral. Makanan juga menyediakan “sinergi” yang banyak nutrisi perlu efisien digunakan dalam tubuh.

12. Menjaga berat badan yang diinginkan. Neraca energi (kalori) asupan dengan keluaran energi. olahraga dan aktivitas fisik lainnya sangat penting untuk melengkapi menu makanan sehat setiap hari yang Anda konsumsi.

sumber:http://turunberatbadan.com/716/12-kunci-menu-makanan-sehat/

Makanan yang Tidak Boleh Digabung dengan Obat

Makanan memang menjadi sumber energi yang penting bagi tubuh. Tapi beberapa makanan diketahui bisa menimbulkan interaksi dengan obat tertentu. Ketahui makanan apa saja yang tidak boleh digabung dengan obat.

“Kuncinya adalah tidak mengubah secara drastis pola makan saat minum obat tertentu, tapi tanyakan pada dokter mengenai potensi interaksi yang mungkin terjadi,” ujar Dr jane Alder, dosen farmakologi dari University of Central Lancashire, seperti dikutip dari Dailymail.

Dr Alder akan menjelaskan beberapa makanan yang sebaiknya tidak dikombinasikan dengan obat tertentu karena bisa membuat obat jadi tidak berguna atau justru berbahaya yaitu:

Jus buah
Grapefruit mengandung senyawa yang disebut dengan furanokumarin yang bisa mencegah enzim dalam usus untuk menjaga benda asing tetap berada di luar, sehingga tidak bekerja secara optimal. Kondisi ini akan membuat lebih banyak obat yang diserap sehingga efektivitasnya bisa 2-3 kali lipat dari dosis yang dianjurkan.

Sebaiknya tidak mencampur jus grapefruit dengan obat untuk mengobati irama jantung abnormal, antidepresan, antihistamin (obat alergi), statin dan obat anti kejang. Sedangkan jus cranberry dan jus delima bisa memperlambat kecepatan hati untuk memecah pengencer darah obat dan pada obat antidepresan bisa menyebabkan penurunan efektifitas obat.

Makanan produk susu
Kalsium dalam susu bisa mengikat tetrasiklik dan minosiklik dari antibiotik. Jika kandungan antibiotik ini digabung dengan mineral akan membuatnya tidak larut dalam usus sehingga tidak diserap oleh tubuh. Mengonsumsi susu setengah liter bisa mengurangi efektivitas antibiotik hingga 80 persen. Kalsium juga bisa mengganggu penyerapan obat osteoporosis. Hindari minum susu dalam waktu 2 jam sebelum minum obat.

Makanan fermentasi
Makanan hasil fermentasi seperti keju yang mengandung tyramine dalam konsentrasi tinggi bisa menyebabkan ‘sindrom keju’. Tyramine akan bereaksi dengan obat antidepresan yang disebut monoamine oxidase inhibitor (MAOIs) dengan mencegah enzim yang berfungsi mencerna senyawa. Kondisi ini akan mengakibatkan tekanan darah tinggi yang berbahaya.

Daging panggang
Penderita asma harus menghindari daging panggang karena kandungan karbonnya bisa membentuk senyawa yang mencegah obat asma dengan teofilinn bekerja secara optimal. Selain itu karbon ini juga bisa memicu serangan asma meskipun sudah mengonsumsi obat.

Sayuran hijau
sebagian besar sayuran hijau termasuk bayam, kol dan teh hijau mengandung kadar vitamin K yang tinggi dan bisa memicu pembekuan darah. Jika dikonsumsi dengan obat pengencer darah akan membuatnya menjadi tidak berguna.

Makanan berserat
Makanan yang tinggi serat bisa memperlambat penyebaran banyak obat termasuk digoxin yang digunakan untuk mengatur detak jantung tidak teratur, obat diabetes metformin dan mencegah penyerapan obat penurun kolesterol statin. Tapi bukan berarti makanan berserat harus dihilangkan dari menu makanan, tapi hindari mengonsumsinya dalam waktu 2 jam sebelum minum obat.

sumber: http://www.susukolostrum.com/berita-kesehatan/

Makanan Sehat yang Belum Tentu Sehat


Bingung memilih makanan saat menjalankan program diet? Banyak produk makanan yang dipromosikan sebagai makanan sehat tetapi sebenarnya tidak benar-benar sehat. Atau makanan yang terlihat baik dimakan saat diet justru tidak baik. Cek daftarnya berikut ini!

Saat menjalankan diet, makan makanan dari biji-bijian, tinggi akan serat, berprotein dan sedikit lemak memang sangat dianjurkan. Lebih banyak makan makanan ini akan membuat program diet berjalan lancar nyaris tanpa rasa lapar.

Ada beberapa jenis makanan yang terlihat baik dan bagus saja dikonsumsi ketika diet. Namun, bisa jadi makanan itu menjadi penyebab utama gagalnya diet. Berikut ini beberapa jenis makanan yang bisa menggagalkan diet:

Minuman Berenergi
“Selesai berolahraga kadang Anda memilih minuman berenergi yang kini banyak dijual di pasaran. Padahal minuman sejenis banyak mengandung gula, perasa, dan pewarna makanan yang justru kurang baik untuk kesehatan,” ujar Julieanna Hever, RD, salah satu trainer dan penulis The Complete Idiot’s Guide to Plant-Based Nutrition. Ganti minuman olah raga dengan susu cokelat yang mengandung cukup kalsium, protein, dan karbo pengganti energi yang sudah dipakai selama berolah raga.

Bagel
Sepintas, roti bagel mungkin terlihat sehat jika dibandingkan Danish pastry. Tapi justru sebaliknya, roti bagel dapat menyumbang 400-500 kalori saat sudah dikombinasikan dengan cream cheese. Sebagai gantinya, makanlah oatmeal yang dicampur dengan buah kering atau kacang-kacangan. Serat yang tinggi bisa menjaga lambung dalam keadaan kenyang lebih lama.

Beef Bacon
Beef bacon yang sudah mulai banyak dijual di pasar swalayan kadang jadi alternatif menu sarapan. Meskipun terlihat kecil dan tipis, beef bacon sarat akan lemak dan kaya akan natrium yang bisa memicu darah tinggi dan kolesterol.

Daging Olahan
Kesibukan setiap hari kadangmembuat Anda memilih membeli daging olahan siap pakai. Namun hal ini tidak selamanya baik, karena daging olahan yang sudah disimpan di toko daging biasanya mengandung kadar garam lebih tinggi dibandingkan daging segar. Tentunya akan berpengaruh pada resiko tekanan darah tinggi. Sebaiknya belilah daging segar meskipun sedikit repot mengolahnya, namun bisa terpantau nutrisinya.

sumber: http://www.susukolostrum.com/berita-kesehatan/berita-kesehatan/makanan-sehat-yang-belum-tentu-sehat.html

Dimsum Noodles di Info Depok

Tips Aman Memilih Jajanan dan Makanan Sehat

jajanan sehat
Kebanyakan anak sangat tergoda dengan makanan yang berwarna mencolok atau bentuknya menarik, tapi ternyata makanan tersebut tidak aman. Lalu bagaimana memilih makanan dan jajanan yang sehat?

Di Indonesia, pada umumnya setiap makanan dapat dengan leluasa beredar dan dijual tanpa harus terlebih dahulu melalui kontrol kualitas dan kontrol keselamatan.

Hal ini membuat masih lebih 70 persen makanan yang dijual dihasilkan oleh produsen yang masih tradisional, yang dalam proses produksinya kebanyakan masih jauh dari persyaratan kesehatan dan keselamatan, sehingga kasus keracunan makanan semakin meningkat.

“Jangan fasilitasi anak untuk bisa membeli jajanan-jajanan yang tidak sehat. Kadang perlu ‘kejam’ ke anak demi kepentingan anak,” jelas Ir Chandra Irawan, MSi, pakar kimia pangan dan gizi dari Akademi Kimia Analis Bogor, dalam acara Temu Media Yupi Mendukung Gerakan Menuju Pangan Jajanan Sehat Anak Sekolah di Tartine Cafe, fX Senayan, Jakarta, Selasa (1/3/2011).

Berikut beberapa tips aman memilih makanan yang diberikan oleh Ir Chandra:

1. Amati warnanya, mencolok atau tidak
Amati apakah makanan tersebut berwarna mencolok atau jauh berbeda dari warna aslinya. Snack, kerupuk, mi, es krim yang berwarna terlalu mencolok ada kemungkinan telah ditambahi zat pewarna yang tidak aman.

2. Cicipi rasanya
Biasanya lidah cukup jeli untuk membedakan mana makanan yang aman atau tidak. Makanan yang tidak aman umumnya berasa tajam, misal sangat gurih, membuat lidah bergetar dan tenggorakan gatal.

3. Baui aromanya
Bau apek atau tengik pertanda makanan tersebut sudah rusak atau terkontaminasi oleh mikroorganisme.

4. Amati komposisinya
Bacalah dengan teliti adakah kandungan bahan-bahan makanan tambahan yang bahaya dan bisa merusak kesehatan.

5. Perhatikan kualitasnya
Perhatikan kualitas makanan, apakah masih segar atau sudah berjamur yang bisa menyebabkan keracunan. Makanan yang sudah berjamur menandakan proses tidak berjalan dengan baik atau sudah kadaluarsa.

6. Terdaftar di BPOM
Bila hendak membeli makanan impor, usahakan produknya telah terdaftar di BPOM (Badan Pengawas Obat dan Makanan), yang bisa dicermati dalam label yang tertera di kemasannya.

“Ingat juga kriteria aman itu bervariasi. Aman bagi satu orang belum tentu aman bagi yang lainnya,” jelas Ir Chandra.

Menurut Ir Chandra, bisa saja pada anak tertentu bahan pengawet menimbulkan reaksi alergi. Contohnya pengawet Kalsium Benzoat pada produk minuman ringan yang amat digandrungi anak-anak.

“Bagi anak-anak yang sehat mungkin tidak berdampak apa-apa, tapi bagi anak-anak yang menderita asma kandungan bahan pengawet ini bisa membuat asmanya kambuh,” lanjut Ir Chandra.

Ir Chandra juga memberikan beberapa tips untuk memilih makanan yang mengandung boraks, yaitu:

1. Mie basah mengandung boraks
Teksturnya kenyal, lebih mengkilat, tidak lengket dan tidak mudah putus.

2. Bakso mengandung boraks
Teksturnya sangat kenyal, warna tidak kecokelatan seperti penggunaan daging namun lebih cenderung keputihan.

3. Jajanan (lontong) mengandung boraks
Teksturnya sangat kenyal, berasa tajam seperti sangat gurih, membuat lidah bergetar dan memberi rasa getir.

4. Kerupuk mengandung boraks
Teksturnya renyah dan menimbulkan rasa getir.

Sedangkan makanan yang mengandung formalin memiliki ciri-ciri sebagai berikut:

1. Mie basah
Tidak rusak sampai 2 hari pada suhu kamar (25 derajat celsius) dan bertahan lebih dari 15 hari pada suhu lemari es (10 derajat celsius). Tidak lengket dan lebih mengkilap dibandingkan mie biasa.

2. Tahu
Tidak rusak sampai 3 hari pada suhu kamar dan bisa bertahan lebih dari 15 hari pada suhu lemari es. Tahu terlampau keras, kenyal namun tidak padat.

3. Ikan berformalin
Tidak rusak sampai 3 hari pada suhu kamar. Warna insang merah tua tidak cemerlang bukan merah segar dan warna daging putih bersih.

4. Ikan asin
Tidak rusak sampai lebih dari 1 bulan pada suhu kamar. Bersih cerah dan tidak berbau seperti ikan asin. Tidak dihinggapi lalat pada area yang banyak berlalat.

5. Bakso
Tidak rusak lebih dari 2 hari pada suhu kamar dan teksturnya sangat kenyal.

6. Ayam
Tidak rusak lebih dari 2 hari pada suhu kamar dan teksturnya sangat

sumber:http://bit.ly/nXNMqX

Pemberitahuan

Karyawan kami yang bernama Chemi (Jl. Wijaya Kusuma IV No. 76 tlp: 021-23767667) dan Endang (Jl. Strada 1 No. 19 RT.03/08 Kranji Bekasi Barat. Tlp:021-88854623) sudah tidak bekerja lagi, mohon tidak melakukan kontak dengan yang bersangkutan.

Admin Dimsum Noodles

Antisipasi Penyakit di Musim Hujan

Minggu-minggu ini hujan mengakrabi kita, yang tentu akan membawa dampak kurang baik bagi kesehatan jika kita tidak benar-benar waspada. Jika didasarkan pada konsep terjadinya suatu proses penyakit—khususnya penyakit Infeksi—timbulnya penyakit infeksi adalah akibat ketidakseimbangan antara faktor lingkungan (environment), daya tahan tubuh (host) dan kuman penyakit (agent).

Faktor Lingkungan
Saat kemarau banyak debu dan kotoran di tempat-tempat yang tersembunyi dan pada musim hujan maka air membawanya ke tempat yang lebih terbuka. Kotoran tersebut merupakan tempat potensial hidupnya berbagai kuman penyakit, termasuk di dalamnya kotoran berbagai binatang khususnya tikus.

Tikus merupakan vektor utama pembawa kuman leptospira (penyebab penyakit leptospirosis yang sangat berbahaya). Kuman tersebut hidup pada urin tikus. Jika kita menginjak kotoran tikus, dan kebetulan pada telapak kaki kita lecet/terluka maka kuman masuk ke dalam tubuh.

Gejala leptospirosis berupa pegal linu, meriang, biasanya disertai flu, demam tinggi, mata dan kulit kuning dan pada keadaan lanjut bisa mengalami perdarahan hebat baik pada kulit, saluran pencernaan maupun saluran kemih.
Air hujan yang kotor dapat mencemari berbagai sumber air bersih. Air yang tercemar akan menurun kualitasnya sehingga tidak layak untuk dikonsumsi. Belum lagi genangan air serta tumpukan barang bekas seperti kaleng dan plastik, yang merupakan tempat potensial bagi berkembangnya nyamuk Aedes aegypti, nyamuk penyebab demam berdarah.

Daya Tahan Tubuh
Perubahan suhu dari panas ke dingin akan mempengaruhi daya tahan tubuh. Apalagi pada mereka yang dalam kesehariannya selalu terpapar dengan udara terbuka dan teriknya panas matahari, dan kini kehujanan. Cuaca yang tidak menentu juga berpotensi mengundang penyakit influenza. Manifestasinya batuk, pilek, bersin serta badan terasa pegal dan linu dan kadang kala sampai demam.

Penyakit infeksi saluran pernapasan lain berupa radang tenggorokan yang ditandai dengan sakit saat menelan juga sering terjadi. Pasien dengan riwayat alergi udara dingin juga perlu berhati-hati karena kemungkinan akan kambuh seperti penyakit sesak napas berulang (asma bronkiale), riwayat radang hidung alergi (Rhinitis alergi). Pada pasien tertentu udara dingin membuat seseorang lebih sering ke toilet baik untuk buang air kecil maupun buang air besar.
Kelompok masyarakat yang paling rentan dalam kondisi ini adalah anak-anak khususnya anak balita, ibu hamil dan menyusui, orang-orang tua serta orang dengan berbagai penyakit kronis.

Faktor Bibit Penyakit
Kuman atau bibit penyakit akan tumbuh subur pada lingkungan kotor, keadaan lingkungan saat musim hujan merupakan keadaan lingkungan yang memungkinkan tumbuh suburnya berbagai kuman penyakit khususnya kuman penyakit yang potensial untuk terjadinya wabah.

Ketika hujan, tumpukan sampah cenderung menjadi lembab sehingga mengundang datangnya lalat dan kecoa—vector penting pembawa kuman penyakit—terutama kuman penyakit yang menyerang pencernaan. Berbagai kuman penyakit penyebab muntaber/diare antara lain Vibrio cholera, E. coli, Entamoeba histolitika dan shigela penyebab penyakit Disentri, salmonella penyebab penyakit Thyphoid, stapilokokus, rotavirus dan berbagai kuman lain.

Bagaimana pencegahannya?
Yang dapat dilakukan adalah memperbaiki ketiga faktor yang memperburuk kondisi tersebut. Lingkungan harus selalu diperhatikan agar tetap bersih terutama setelah hujan datang.

Konsep 3 M (Menutup, Mengubur, Menguras) bukan hanya slogan tetapi harus selalu diterapkan terutama pada masa awal musim hujan ini terutama untuk pencegahan penyebar luasan penyakit Demam Berdarah/DHF.

Bagaimana agar tubuh tetap sehat?
• Perhatikan makanan dan minuman, jaga kualitas dan kebersihan makanan.
• Perbanyak makan sayur dan buah.
• Hindari atau kurangi mengkonsumsi makanan dan minuman yang terlalu dingin, goreng-gorengan serta makanan/minuman yang terlalu manis, karena akan merangsang dan mudah mengiritasi tenggorokan.
• Suplementasi mineral dan multivitamin dianjurkan untuk dikonsumsi jika memang dalam 1 hari tersebut kita melakukan aktifitas sehari penuh dari pagi sampai malam dan juga bila kita merasa bahwa asupan makan dan minuman kita tidak seimbang.

Referensi
Braunwald E., Faucy AS, Kasper DL, Hauzer SL, et al. Harrison’s Manual of Medicine. McGraw Hill, ed 15. 2002.

Sumber: http://www.anakku.net/